Showing posts with label Motor. Show all posts
Showing posts with label Motor. Show all posts

The New Born

The New Born

Image

Ide modifikasi

Dengan ide kreatif dan liarnya, Vero mencoba membuat sebuah mobil yang berbentuk mirip dengan laba-laba, sehingga mobil ini diberi nama Tarantula. Diakui Vero kalau Tarantula merupakan turunan dari Jollyjumper, mobil yang juga hasil garapannya. Tapi kali ini sang empunya mobil ingin menunjukkan skill untuk menghasilkan mobil ratrod dengan finishing yang rapih dan mulus hingga ke detail. Selain itu, lewat mobil ini dirinya juga ingin membuat mobil terceper yang pernah ada namun juga bisa nyaman ketika dikendarai.


Image

Untuk mewujudkan hal itu, sektor kaki-kaki mendapatkan perhatian yang lebih. Sedangkan bagian atap di choptop sebanyak 8 inci. Dibagian suspensinya, pria berbadan besar ini mencangkok sistem suspensi memakai air suspension . “Supaya saat kondisi parkir, mobil yang di beri julukan Tarantula ini lebih ceper lagi dari Jolly jumper, tapi saat jalan juga bisa naik hingga 18cm (sangat lebih dari cukup, karenalebih tinggi dari Honda Jazz bagian bawahnya) bila saya butuhkan” ujarnya. Kaki-kaki pada Tarantula mencangkok sistem as roda Independent, yang dapat bergerak masing-masing. Dengan ini kestabilan mobil ketika melibas tikungan menjadi semakin mantap.


Detil, rapi & unik

Proses pengerjaan 'si Tarantula' ini bisa dibilang cukup lama. Kurang lebih memakan waktu hingga 20 bulan, ini terjadi karena sang empunya mobil ingin membuat sebuah mobil hotrod (ratrod) yang punya finishing rapih, cantik dilihat, terasa nyaman saat dikendarai, handling-nya stabil, super rendah dan unik. Banyak yang bingung kenapa kali ini ketika membangun Tarantula bisa rapih dan catnya mulus? “Dulu sewaktu bikin Jollyjumper dibalur dengan warna doff dan terkesan sangar bukan karena tidak bisa bikin yang rapih, tapi karena saya tahu maunya apa” ungkapnya.


Image

Kesulitan saat membangun mobil hampir tidak ada karena sudah ada pengalaman dalam membangun mobil-mobil hotrod, tapi ketika mobil sudah jadi barulah timbul kesulitan, hal ini karena suspensi memakai air suspension yang jumlahnya 3 balon, titik kesulitannya yaitu ketika memposisikan mobil untuk parkir ada kesulitan tersendiri dan juga untuk memposisikan dudukan mobil ketika di naikkan. “Sekarang kalo bawa mobil ini, semuanya harus diukur dua kali yaitu ketika parkir dan ketika di naikkan, soalnya 2 kali lebih sulit!”tambahnya.


Untuk urusan performa, Tarantula yang bermesin 5700 cc ini dirasa tidak ada masalah walaupun menggunakan transmisi automatic. Yang pasti, pengendaliannya lebih responsive dan lebih stabil dibandingkan dengan Jollyjumper. “Tapi karena bodynya mulus dll, jadinya agak ngilu untuk di tekak-tekuk karena sayang, walaupun sebenarnya bisa” pungkasnya.


Mesin
Elektrik: Busi Accel, Kabel Moroso, Batterey Optima

Mekanik: Air Filter K&N, Fuel Pump Holley, Intake Manipold Edelbrock, Exhaust Manipold custom (KickassChoppers), Header 4-1(2) custom (Kickass Choppers), Kepala Silinder Edelbrock, Kem – Durasi performer plus, Katup isap Edelbrock, Katup buang Edelbrock, Per katup Edelbrock, Piston Arias, Stang Piston-Poros Engkol-Blok Silinder Stock, Kopling centerforce.


Image

Kaki-kaki

Suspensi: Sokbreker Air suspension, Pelek billet Metal Structure 20x8 (F) 24x11(R), Ban Nitto 20x215 (F) 24x335 (R), Rem/tipe Disc Brake, Kaliper Wilwood

Bodi
Grill custom, Headlamp V-Factor, Choptop 8 inci
Interior

Setir Billet specialties, Pedalset Lokar, Shift knob B&M, Jok custom (KickassChoppers) Leather, Doortrim Leather with aluminum


Image

Data Spesifikasi
Mobil :Ford Roadster 1934
Kapasitas Mesin :5700 cc
Pemilik :Bang Vero
Usia :32 jalan
Rumah Modifikasi :Kickass Choppers

The New Born

The New Born

Image

Ide modifikasi

Dengan ide kreatif dan liarnya, Vero mencoba membuat sebuah mobil yang berbentuk mirip dengan laba-laba, sehingga mobil ini diberi nama Tarantula. Diakui Vero kalau Tarantula merupakan turunan dari Jollyjumper, mobil yang juga hasil garapannya. Tapi kali ini sang empunya mobil ingin menunjukkan skill untuk menghasilkan mobil ratrod dengan finishing yang rapih dan mulus hingga ke detail. Selain itu, lewat mobil ini dirinya juga ingin membuat mobil terceper yang pernah ada namun juga bisa nyaman ketika dikendarai.


Image

Untuk mewujudkan hal itu, sektor kaki-kaki mendapatkan perhatian yang lebih. Sedangkan bagian atap di choptop sebanyak 8 inci. Dibagian suspensinya, pria berbadan besar ini mencangkok sistem suspensi memakai air suspension . “Supaya saat kondisi parkir, mobil yang di beri julukan Tarantula ini lebih ceper lagi dari Jolly jumper, tapi saat jalan juga bisa naik hingga 18cm (sangat lebih dari cukup, karenalebih tinggi dari Honda Jazz bagian bawahnya) bila saya butuhkan” ujarnya. Kaki-kaki pada Tarantula mencangkok sistem as roda Independent, yang dapat bergerak masing-masing. Dengan ini kestabilan mobil ketika melibas tikungan menjadi semakin mantap.


Detil, rapi & unik

Proses pengerjaan 'si Tarantula' ini bisa dibilang cukup lama. Kurang lebih memakan waktu hingga 20 bulan, ini terjadi karena sang empunya mobil ingin membuat sebuah mobil hotrod (ratrod) yang punya finishing rapih, cantik dilihat, terasa nyaman saat dikendarai, handling-nya stabil, super rendah dan unik. Banyak yang bingung kenapa kali ini ketika membangun Tarantula bisa rapih dan catnya mulus? “Dulu sewaktu bikin Jollyjumper dibalur dengan warna doff dan terkesan sangar bukan karena tidak bisa bikin yang rapih, tapi karena saya tahu maunya apa” ungkapnya.


Image

Kesulitan saat membangun mobil hampir tidak ada karena sudah ada pengalaman dalam membangun mobil-mobil hotrod, tapi ketika mobil sudah jadi barulah timbul kesulitan, hal ini karena suspensi memakai air suspension yang jumlahnya 3 balon, titik kesulitannya yaitu ketika memposisikan mobil untuk parkir ada kesulitan tersendiri dan juga untuk memposisikan dudukan mobil ketika di naikkan. “Sekarang kalo bawa mobil ini, semuanya harus diukur dua kali yaitu ketika parkir dan ketika di naikkan, soalnya 2 kali lebih sulit!”tambahnya.


Untuk urusan performa, Tarantula yang bermesin 5700 cc ini dirasa tidak ada masalah walaupun menggunakan transmisi automatic. Yang pasti, pengendaliannya lebih responsive dan lebih stabil dibandingkan dengan Jollyjumper. “Tapi karena bodynya mulus dll, jadinya agak ngilu untuk di tekak-tekuk karena sayang, walaupun sebenarnya bisa” pungkasnya.


Mesin
Elektrik: Busi Accel, Kabel Moroso, Batterey Optima

Mekanik: Air Filter K&N, Fuel Pump Holley, Intake Manipold Edelbrock, Exhaust Manipold custom (KickassChoppers), Header 4-1(2) custom (Kickass Choppers), Kepala Silinder Edelbrock, Kem – Durasi performer plus, Katup isap Edelbrock, Katup buang Edelbrock, Per katup Edelbrock, Piston Arias, Stang Piston-Poros Engkol-Blok Silinder Stock, Kopling centerforce.


Image

Kaki-kaki

Suspensi: Sokbreker Air suspension, Pelek billet Metal Structure 20x8 (F) 24x11(R), Ban Nitto 20x215 (F) 24x335 (R), Rem/tipe Disc Brake, Kaliper Wilwood

Bodi
Grill custom, Headlamp V-Factor, Choptop 8 inci
Interior

Setir Billet specialties, Pedalset Lokar, Shift knob B&M, Jok custom (KickassChoppers) Leather, Doortrim Leather with aluminum


Image

Data Spesifikasi
Mobil :Ford Roadster 1934
Kapasitas Mesin :5700 cc
Pemilik :Bang Vero
Usia :32 jalan
Rumah Modifikasi :Kickass Choppers

The New Born

The New Born

Image

Ide modifikasi

Dengan ide kreatif dan liarnya, Vero mencoba membuat sebuah mobil yang berbentuk mirip dengan laba-laba, sehingga mobil ini diberi nama Tarantula. Diakui Vero kalau Tarantula merupakan turunan dari Jollyjumper, mobil yang juga hasil garapannya. Tapi kali ini sang empunya mobil ingin menunjukkan skill untuk menghasilkan mobil ratrod dengan finishing yang rapih dan mulus hingga ke detail. Selain itu, lewat mobil ini dirinya juga ingin membuat mobil terceper yang pernah ada namun juga bisa nyaman ketika dikendarai.


Image

Untuk mewujudkan hal itu, sektor kaki-kaki mendapatkan perhatian yang lebih. Sedangkan bagian atap di choptop sebanyak 8 inci. Dibagian suspensinya, pria berbadan besar ini mencangkok sistem suspensi memakai air suspension . “Supaya saat kondisi parkir, mobil yang di beri julukan Tarantula ini lebih ceper lagi dari Jolly jumper, tapi saat jalan juga bisa naik hingga 18cm (sangat lebih dari cukup, karenalebih tinggi dari Honda Jazz bagian bawahnya) bila saya butuhkan” ujarnya. Kaki-kaki pada Tarantula mencangkok sistem as roda Independent, yang dapat bergerak masing-masing. Dengan ini kestabilan mobil ketika melibas tikungan menjadi semakin mantap.


Detil, rapi & unik

Proses pengerjaan 'si Tarantula' ini bisa dibilang cukup lama. Kurang lebih memakan waktu hingga 20 bulan, ini terjadi karena sang empunya mobil ingin membuat sebuah mobil hotrod (ratrod) yang punya finishing rapih, cantik dilihat, terasa nyaman saat dikendarai, handling-nya stabil, super rendah dan unik. Banyak yang bingung kenapa kali ini ketika membangun Tarantula bisa rapih dan catnya mulus? “Dulu sewaktu bikin Jollyjumper dibalur dengan warna doff dan terkesan sangar bukan karena tidak bisa bikin yang rapih, tapi karena saya tahu maunya apa” ungkapnya.


Image

Kesulitan saat membangun mobil hampir tidak ada karena sudah ada pengalaman dalam membangun mobil-mobil hotrod, tapi ketika mobil sudah jadi barulah timbul kesulitan, hal ini karena suspensi memakai air suspension yang jumlahnya 3 balon, titik kesulitannya yaitu ketika memposisikan mobil untuk parkir ada kesulitan tersendiri dan juga untuk memposisikan dudukan mobil ketika di naikkan. “Sekarang kalo bawa mobil ini, semuanya harus diukur dua kali yaitu ketika parkir dan ketika di naikkan, soalnya 2 kali lebih sulit!”tambahnya.


Untuk urusan performa, Tarantula yang bermesin 5700 cc ini dirasa tidak ada masalah walaupun menggunakan transmisi automatic. Yang pasti, pengendaliannya lebih responsive dan lebih stabil dibandingkan dengan Jollyjumper. “Tapi karena bodynya mulus dll, jadinya agak ngilu untuk di tekak-tekuk karena sayang, walaupun sebenarnya bisa” pungkasnya.


Mesin
Elektrik: Busi Accel, Kabel Moroso, Batterey Optima

Mekanik: Air Filter K&N, Fuel Pump Holley, Intake Manipold Edelbrock, Exhaust Manipold custom (KickassChoppers), Header 4-1(2) custom (Kickass Choppers), Kepala Silinder Edelbrock, Kem – Durasi performer plus, Katup isap Edelbrock, Katup buang Edelbrock, Per katup Edelbrock, Piston Arias, Stang Piston-Poros Engkol-Blok Silinder Stock, Kopling centerforce.


Image

Kaki-kaki

Suspensi: Sokbreker Air suspension, Pelek billet Metal Structure 20x8 (F) 24x11(R), Ban Nitto 20x215 (F) 24x335 (R), Rem/tipe Disc Brake, Kaliper Wilwood

Bodi
Grill custom, Headlamp V-Factor, Choptop 8 inci
Interior

Setir Billet specialties, Pedalset Lokar, Shift knob B&M, Jok custom (KickassChoppers) Leather, Doortrim Leather with aluminum


Image

Data Spesifikasi
Mobil :Ford Roadster 1934
Kapasitas Mesin :5700 cc
Pemilik :Bang Vero
Usia :32 jalan
Rumah Modifikasi :Kickass Choppers

Subaru Ballistic

Subaru Ballistic Of Accelera

Ballistic of Accelera 2008

Publik Jakarta kembali terhenyak ketika ditampilkan Subaru Ballistic yang sudah sampai pada evolusi generasi ke-3


Future Design

Untuk model dari Ballistic-3 ini, mirip dengan mobil konsep yang didesain Mazda California Design Studio dan Swift Engineering, Mazda Furai. Dan untuk membentuk mobil ini seperti Mazda Furai, hanya sasis bawaan saja yang disisakan, lainnya dibuang. Sebagai penguat tambahan dan juga berfungsi sebagai tulang bodi, 3 buah jenis besi disematkan didalamnya yaitu besi siku, besi gepeng dan besi pipa dimana masing-masing besi ini disesuaikan dengan bentuk dan juga penempatannya. Besi siku bertindak sebagai penguat sisi kulit bodi, besi gepeng berukuran 1.2 mm untuk bagian bodi yang menghadap keatas dan yang terakhir yaitu besi pipa dipergunakan untuk membentuk pilar A, B sampai belakang.


Motorized Engine Hood
Bagian dek dalam pun didesain ulang dengan aplikasi bahan aluminium setebal 1.2 mm dengan penempatannya direndahkan dan berpatokan 3-5 cm dibawah kopel bawaan. Hal ini juga yang mempengaruhi posisi duduk dan juga ketinggian atap. Sedangkan untuk bodi, seluruhnya terbuat dari bahan fiberglass, kontur bodinya yang “berstruktur” menyerupai desain alur angin dengan baluran airbrush warna silver, hitam dan merah yang mengacu pada shadow concept semakin mempertegas kesan futuristiknya.


Interior Sports Car

Aroma sports car terasa kental ketika melongok kedalam area kabin. Mulai dari jok yang dibuat single seater dan mengadopsi konsep kenyamanan dari gokart. Belum lagi dengan setirnya yang digarap menyerupai kemudi pesawat. Dari area inilah, instrumen-instrumen dan tombol-tombol yang ada difungsikan serta tetap menjunjung estetika sebuah sports car. Dan untuk lebih mengentalkan nuansa sports car, dashboard dilapisi material berbahan suede dan yang lainnya berbahan sintetik berwarna hitam dengan jahitan warna merah.


Interior Sporty Ala Racing

Konstruksi sistem motorize yang tersembunyi, membuat konsepsi engsel dan trigger perantara menjadi cukup rumit. Akan tetapi kesemuanya tetap mampu dibuat dengan rapi dan tidak meninggalkan fungsi dasarnya. Dan yang mampu membuat publik berdecak kagum adalah dengan mengaplikasi cellular security system custom yang mampu membuat mobil mampu dihidupkan dari jarak jauh dengan perantaraan ponsel. Begitu juga untuk mematikan mesin mobil, cara yang sama juga dipakai. Untuk itu dibutuhkan bantuan komputer CT2 autolock, untuk mengatur pergerakan motor starternya agar dapat bekerja secara sempurna. Komputer ini tinggal menyesuaikan waktu kerjanya sampai menyentuh titik picu agar mesin dapat hidup sempurna.


Dengan kualitas akhir (finishing) bodi yang sangat cermat dan penerapan konsep serta ide yang benar-benar matang dengan detail yang bisa dibilang baik dan presisi, membuahkan hasil modifikasi ekstrim yang patut untuk selalu diacungi jempol. Congratulation...!


Data Spesifikasi

Custom body conversion, cat Spies hecker gun metal, pernis very high solid DeBeer, custom carbon wing, custom headlight, custom grill, custom front & rear bumper, custom side skirt, custom engine hood, custom back light LED, custom motorized engine & trunk hood, custom motorized door.


Ruang Mesin The Ballistic
Mesin EJ 25 balanced internal, injektor Power Enterprises 400 cc/menit, blow off HKS SSQV type 3, turbo twin ball bearing Garret GT3528R, intercooler Greedy 28R, custom chrome piping, reservoir tank A'PEXi GT spec, fuel pressure SARD, fuel pump Walbro 225 l/hour, kopling HKS twin plate, external wastegate Tial F44 35mm, stainless braided housing Folia Tec, radiator aluminium Koyo, nitrous four-fogger system NOS, pengapian Haltech E6X, custom wiring, custom ceramic muffler pipe, custom exhaust manifold, custom muffler.


Velg iForged Rev 20x(9+11) inci, ban Accelera 225/35R20 & 245/30R20, rem Brembo 6 pot & 4 pot, suspensi udara depan Air Lift, custom rear pneumatic system, dek aluminium custom, cat kolong Spies Hecker gun metal, interior fiberglass, custom single seater seat, custom dashboard, shift knob Sparco, pedal set Sparco, fire killer Sparco, harness Sparco, interior lapis suede & kulit sintetik Mondeo, sistem starter mobil custom.


Head unit Pioneer 5950, 2 set speaker Consonance 6 inci, speaker Consonance Croaxial 6.2X, 2 sub Consonance CE12SX 12 inci, power speaker Consonance CE100.4, power sub Consonance CE1200D, monitor TV Oris 7 inci, cap bank Consonance 2F

Subaru Ballistic

Subaru Ballistic Of Accelera

Ballistic of Accelera 2008

Publik Jakarta kembali terhenyak ketika ditampilkan Subaru Ballistic yang sudah sampai pada evolusi generasi ke-3


Future Design

Untuk model dari Ballistic-3 ini, mirip dengan mobil konsep yang didesain Mazda California Design Studio dan Swift Engineering, Mazda Furai. Dan untuk membentuk mobil ini seperti Mazda Furai, hanya sasis bawaan saja yang disisakan, lainnya dibuang. Sebagai penguat tambahan dan juga berfungsi sebagai tulang bodi, 3 buah jenis besi disematkan didalamnya yaitu besi siku, besi gepeng dan besi pipa dimana masing-masing besi ini disesuaikan dengan bentuk dan juga penempatannya. Besi siku bertindak sebagai penguat sisi kulit bodi, besi gepeng berukuran 1.2 mm untuk bagian bodi yang menghadap keatas dan yang terakhir yaitu besi pipa dipergunakan untuk membentuk pilar A, B sampai belakang.


Motorized Engine Hood
Bagian dek dalam pun didesain ulang dengan aplikasi bahan aluminium setebal 1.2 mm dengan penempatannya direndahkan dan berpatokan 3-5 cm dibawah kopel bawaan. Hal ini juga yang mempengaruhi posisi duduk dan juga ketinggian atap. Sedangkan untuk bodi, seluruhnya terbuat dari bahan fiberglass, kontur bodinya yang “berstruktur” menyerupai desain alur angin dengan baluran airbrush warna silver, hitam dan merah yang mengacu pada shadow concept semakin mempertegas kesan futuristiknya.


Interior Sports Car

Aroma sports car terasa kental ketika melongok kedalam area kabin. Mulai dari jok yang dibuat single seater dan mengadopsi konsep kenyamanan dari gokart. Belum lagi dengan setirnya yang digarap menyerupai kemudi pesawat. Dari area inilah, instrumen-instrumen dan tombol-tombol yang ada difungsikan serta tetap menjunjung estetika sebuah sports car. Dan untuk lebih mengentalkan nuansa sports car, dashboard dilapisi material berbahan suede dan yang lainnya berbahan sintetik berwarna hitam dengan jahitan warna merah.


Interior Sporty Ala Racing

Konstruksi sistem motorize yang tersembunyi, membuat konsepsi engsel dan trigger perantara menjadi cukup rumit. Akan tetapi kesemuanya tetap mampu dibuat dengan rapi dan tidak meninggalkan fungsi dasarnya. Dan yang mampu membuat publik berdecak kagum adalah dengan mengaplikasi cellular security system custom yang mampu membuat mobil mampu dihidupkan dari jarak jauh dengan perantaraan ponsel. Begitu juga untuk mematikan mesin mobil, cara yang sama juga dipakai. Untuk itu dibutuhkan bantuan komputer CT2 autolock, untuk mengatur pergerakan motor starternya agar dapat bekerja secara sempurna. Komputer ini tinggal menyesuaikan waktu kerjanya sampai menyentuh titik picu agar mesin dapat hidup sempurna.


Dengan kualitas akhir (finishing) bodi yang sangat cermat dan penerapan konsep serta ide yang benar-benar matang dengan detail yang bisa dibilang baik dan presisi, membuahkan hasil modifikasi ekstrim yang patut untuk selalu diacungi jempol. Congratulation...!


Data Spesifikasi

Custom body conversion, cat Spies hecker gun metal, pernis very high solid DeBeer, custom carbon wing, custom headlight, custom grill, custom front & rear bumper, custom side skirt, custom engine hood, custom back light LED, custom motorized engine & trunk hood, custom motorized door.


Ruang Mesin The Ballistic
Mesin EJ 25 balanced internal, injektor Power Enterprises 400 cc/menit, blow off HKS SSQV type 3, turbo twin ball bearing Garret GT3528R, intercooler Greedy 28R, custom chrome piping, reservoir tank A'PEXi GT spec, fuel pressure SARD, fuel pump Walbro 225 l/hour, kopling HKS twin plate, external wastegate Tial F44 35mm, stainless braided housing Folia Tec, radiator aluminium Koyo, nitrous four-fogger system NOS, pengapian Haltech E6X, custom wiring, custom ceramic muffler pipe, custom exhaust manifold, custom muffler.


Velg iForged Rev 20x(9+11) inci, ban Accelera 225/35R20 & 245/30R20, rem Brembo 6 pot & 4 pot, suspensi udara depan Air Lift, custom rear pneumatic system, dek aluminium custom, cat kolong Spies Hecker gun metal, interior fiberglass, custom single seater seat, custom dashboard, shift knob Sparco, pedal set Sparco, fire killer Sparco, harness Sparco, interior lapis suede & kulit sintetik Mondeo, sistem starter mobil custom.


Head unit Pioneer 5950, 2 set speaker Consonance 6 inci, speaker Consonance Croaxial 6.2X, 2 sub Consonance CE12SX 12 inci, power speaker Consonance CE100.4, power sub Consonance CE1200D, monitor TV Oris 7 inci, cap bank Consonance 2F

Subaru Ballistic

Subaru Ballistic Of Accelera

Ballistic of Accelera 2008

Publik Jakarta kembali terhenyak ketika ditampilkan Subaru Ballistic yang sudah sampai pada evolusi generasi ke-3


Future Design

Untuk model dari Ballistic-3 ini, mirip dengan mobil konsep yang didesain Mazda California Design Studio dan Swift Engineering, Mazda Furai. Dan untuk membentuk mobil ini seperti Mazda Furai, hanya sasis bawaan saja yang disisakan, lainnya dibuang. Sebagai penguat tambahan dan juga berfungsi sebagai tulang bodi, 3 buah jenis besi disematkan didalamnya yaitu besi siku, besi gepeng dan besi pipa dimana masing-masing besi ini disesuaikan dengan bentuk dan juga penempatannya. Besi siku bertindak sebagai penguat sisi kulit bodi, besi gepeng berukuran 1.2 mm untuk bagian bodi yang menghadap keatas dan yang terakhir yaitu besi pipa dipergunakan untuk membentuk pilar A, B sampai belakang.


Motorized Engine Hood
Bagian dek dalam pun didesain ulang dengan aplikasi bahan aluminium setebal 1.2 mm dengan penempatannya direndahkan dan berpatokan 3-5 cm dibawah kopel bawaan. Hal ini juga yang mempengaruhi posisi duduk dan juga ketinggian atap. Sedangkan untuk bodi, seluruhnya terbuat dari bahan fiberglass, kontur bodinya yang “berstruktur” menyerupai desain alur angin dengan baluran airbrush warna silver, hitam dan merah yang mengacu pada shadow concept semakin mempertegas kesan futuristiknya.


Interior Sports Car

Aroma sports car terasa kental ketika melongok kedalam area kabin. Mulai dari jok yang dibuat single seater dan mengadopsi konsep kenyamanan dari gokart. Belum lagi dengan setirnya yang digarap menyerupai kemudi pesawat. Dari area inilah, instrumen-instrumen dan tombol-tombol yang ada difungsikan serta tetap menjunjung estetika sebuah sports car. Dan untuk lebih mengentalkan nuansa sports car, dashboard dilapisi material berbahan suede dan yang lainnya berbahan sintetik berwarna hitam dengan jahitan warna merah.


Interior Sporty Ala Racing

Konstruksi sistem motorize yang tersembunyi, membuat konsepsi engsel dan trigger perantara menjadi cukup rumit. Akan tetapi kesemuanya tetap mampu dibuat dengan rapi dan tidak meninggalkan fungsi dasarnya. Dan yang mampu membuat publik berdecak kagum adalah dengan mengaplikasi cellular security system custom yang mampu membuat mobil mampu dihidupkan dari jarak jauh dengan perantaraan ponsel. Begitu juga untuk mematikan mesin mobil, cara yang sama juga dipakai. Untuk itu dibutuhkan bantuan komputer CT2 autolock, untuk mengatur pergerakan motor starternya agar dapat bekerja secara sempurna. Komputer ini tinggal menyesuaikan waktu kerjanya sampai menyentuh titik picu agar mesin dapat hidup sempurna.


Dengan kualitas akhir (finishing) bodi yang sangat cermat dan penerapan konsep serta ide yang benar-benar matang dengan detail yang bisa dibilang baik dan presisi, membuahkan hasil modifikasi ekstrim yang patut untuk selalu diacungi jempol. Congratulation...!


Data Spesifikasi

Custom body conversion, cat Spies hecker gun metal, pernis very high solid DeBeer, custom carbon wing, custom headlight, custom grill, custom front & rear bumper, custom side skirt, custom engine hood, custom back light LED, custom motorized engine & trunk hood, custom motorized door.


Ruang Mesin The Ballistic
Mesin EJ 25 balanced internal, injektor Power Enterprises 400 cc/menit, blow off HKS SSQV type 3, turbo twin ball bearing Garret GT3528R, intercooler Greedy 28R, custom chrome piping, reservoir tank A'PEXi GT spec, fuel pressure SARD, fuel pump Walbro 225 l/hour, kopling HKS twin plate, external wastegate Tial F44 35mm, stainless braided housing Folia Tec, radiator aluminium Koyo, nitrous four-fogger system NOS, pengapian Haltech E6X, custom wiring, custom ceramic muffler pipe, custom exhaust manifold, custom muffler.


Velg iForged Rev 20x(9+11) inci, ban Accelera 225/35R20 & 245/30R20, rem Brembo 6 pot & 4 pot, suspensi udara depan Air Lift, custom rear pneumatic system, dek aluminium custom, cat kolong Spies Hecker gun metal, interior fiberglass, custom single seater seat, custom dashboard, shift knob Sparco, pedal set Sparco, fire killer Sparco, harness Sparco, interior lapis suede & kulit sintetik Mondeo, sistem starter mobil custom.


Head unit Pioneer 5950, 2 set speaker Consonance 6 inci, speaker Consonance Croaxial 6.2X, 2 sub Consonance CE12SX 12 inci, power speaker Consonance CE100.4, power sub Consonance CE1200D, monitor TV Oris 7 inci, cap bank Consonance 2F

Alien Style Citroen C2

Alien Style Citroen C2

Alien Style Citroen C2 - 2005
Alien Style Citroen C2 - 2005

Alien Style Citroen C2 - 2005

Alien Style Citroen C2

Alien Style Citroen C2

Alien Style Citroen C2 - 2005
Alien Style Citroen C2 - 2005

Alien Style Citroen C2 - 2005